Minggu, 19 Juli 2009
Akhirnya Honor Pertama Datang Juga
Pagi-pagi, tanggal 17 Juli 2009, yach beberapa hari yang lalu,aku dikejutkan oleh sebuah berita yang menyenangkan. Aku bertemu bu Sekdes di sebuah kios dan dia mengatakan aku mendapat wesel dari Redaksi. Duh! senang bukan main. Itu berarti naskahku diterima. Tapi naskah yang mana ya? dan dari redaksi apa? soalnya aku sudah terlalu sering mengirim cerpen-cerpen ke berbagai media tapi akhirnya dikembalikan atau bahkan tak ada kabar sama sekali. Keraguanku sedikit muncul. Benar nggak ya tadi maksudnya wesel? bukan paket kan? takutnya bu Sekdes tadi salah ngomong? takutnya nanti yang aku dapatkan adalah paketan naskah yang dikembalikan. Yach, tapi aku berharap itu benar-benar wesel. Aku tidak perduli berapa nilai nominalnya. Diterbitkan saja aku sudah sangat bersyukur. Alhamdulillah ya Allah. Aku berharap ini adalah jalan pembuka kariru di dunia kepenulisan yang sudah lama aku idam-idamkan. Akhirnya jam delapan aku pergi ke balai desa bermaksud menanyakan kebenaran berita itu. Karena petugasnya belum datang aku pergi ke sekolah tempatku mengajar. Kemudian pulangnya aku mampir lagi. Eh ternyata bener, aku mendapatkan wesel dari sebuah redaksi. Tapi bukan dari cerpen-cerpen yang aku kirimkan, tapi dari puisi yang pernah aku kirimkan lewat email. Yach....., emang tidak banyak sih. Cuma 25 ribu. Tidak dilihat dari kerjanya ringan banget kok. Aku menulisnya kurang lebih 5 menitan. Jadi lumayankan 5 menit dapat 25 ribu..... Harapan dan rencanaku ke depan semoga aku benar-benar menjadi penulis yang kreatif, produktif dan tentu saja bobot tulisanku berkualitas. Sehingga dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membaca. Amin. Semoga semuanya diRidloi dan di Rahmati Allah SWT. Amin.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar